Makalah PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM (RETURN )

PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN TERHADAP
PERUBAHAN HARGA SAHAM (RETURN) SEBELUM
DAN SESUDAH EX –DIVIDEND DATE DI
BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)
R. Andi Sularso
Staf Pengajar Fakultas Ekonomi – Universitas Jember
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengumuman
ex-dividend date di Bursa Efek Jakarta, dengan mengambil sampel 14
saham. Sampel dibagi menjadi dua, yaitu dividen naik dan dividen turun.
Periode penelitian selama 120 hari yang dibagi menjadi dua periode yaitu
periode estimasi selama 90 hari dan periode peristiwa selama 30 hari
termasuk 15 hari sebelum dan sesudah event.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah event study yang
akan mengamati pergerakan harga saham di pasar modal. Untuk menguji
adanya reaksi harga dilakukan tes abnormal return selama periode
peristiwa dengan analisis perhitungan berdasarkan konsep model-model
keseimbangan yaitu Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan dengan
melakukan pengujian abnormal return terhadap dividen naik dan dividen
turun pada saat ex-dividend date.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat signifikansi 10%
ada 2 hari kerja yang masih menghasilkan abnormal return yang
signifikan pada dividen naik, yaitu hari ke 4 sebelum event date sebesar –
0,001102 atau sekitar 0,1% dan pada hari ke 5 setelah event date sebesar –
0,032184 atau sekitar 3%. Sedangkan pada dividen turun menunjukkan
bahwa ada 3 hari bursa yang masih memberikan abnormal return yang
signifikan, yaitu pada hari ke 13 dan pada hari ke 2 sebelum event date
sebesar 0,028263 atau sekitar 2% dan 0,0166274 atau sekitar 1%, serta
pada hari ke 5 setelah event date sebesar 0,029105 atau sekitar 3%.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa harga saham bereaksi negatif
terhadap informasi pengumuman dividen naik pada saat ex-dividen date,
dan bereaksi positif terhadap informasi pengumuman dividen turun pada
saat ex-dividend date.
Kata kunci: Ex-dividend date, return, CAPM.

ABSTRACT
This research objective is to analyze the influence of ex-dividend date
announcement in the Jakarta Stock Exchange by taking 14 samples of
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
2                                      Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
shares. There are two kinds of samples, increasing dividend and
decreasing divindend. 120-days of observation will be divided into 90-days
estimation period and 30-days event period, including 15 days before and
after the event.
The method used in this research is event study that observe the stock
price movement in the capital market. To examine the existence of price
reaction, the abnormal return test will be conducted during the event
period with analysis based on the concpet of CAPM (Capital Assets Pricing
Model) and the abnormal return test to the increasing and decreasing
dividend at the ex-dividend date.
The result indicate that at the significant level of 10%, there are two
working days which yield the abnormal return that is significant at the
increasing dividend. Those are the fourth day before the event date with
the value of 0.0011102 or around 0.1%, and the fifth day after the event
date with the value of –0.32184 or approximately 3%. Whereas the
decreasing divideng reveals that there are three days that deliver the
abnormal return which is significant. Those are thirteentg and the second
day before the event date with the value of 0.028263 or approximately 2%
and 0.0166274 or approximately 1%, as well as at the fifth day after the
event date with the value of 0.029105 or 3%.
The final conclusion is that stock price will negatively reacted to the
announcement of increasing dividend at the ex-dividend date and
positively reacted to the announcement of the decreasing dividend at the
ex-dividend date.
Keywords: Ex-dividend date, return, CAPM.
1. PENDAHULUAN
Pembagian dividen kepada pemegang saham menyebabkan posisi kas suatu
perusahaan semakin berkurang. Hal ini juga mengakibatkan leverage (rasio antara
hutang terhadap ekuitas) akan semakin besar. Dampak yang timbul adalah para
pelaku pasar akan berpikiran negatif terhadap perusahaan. (Campbell and Beranek’s
1995) menyatakan bahwa pembagian dividen tunai kepada pemegang saham akan
menyebabkan harga saham jatuh pada waktu ex-dividend date.
(Elton and Gruber 1980) memberikan penjelasan awal mengenai fenomena ex-
dividend date yang cenderung didasarkan pada perbedaan tarif pajak terhadap dividen
dan capital gain income untuk marginal long-term investor. (Eades et al. 1994)
menyatakan bahwa hasil awal studinya tidak secara jelas dapat diinterpretasikan
sebagai dukungan terhadap pengenaan pajak sebagai suatu variabel penjelas dalam
mengobservasi ex-dividend date. Sedangkan (Michaely and Murgia 1995) melakukan
penelitian tentang perilaku dividen di Milan Stock Exchange (MSX), dengan sampel
yang diteliti adalah investor yang dibagi dalam dua kelompok perdagangan saham
dengan tarif pajak yang berbeda atas pendapatan dividen mereka. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa, terdapat suatu porsi yang signifikan terhadap perdagangan
pada ex-dividend date yang termotivasi karena pajak. Namun demikian, penelitian ini
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
3
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
tidak sepenuhnya dapat menjelaskan penyebab penurunan harga saham pada ex-
dividend date.
(Jagannathan and Frank 1998) secara rinci menjelaskan bahwa suatu efek dari
kekuatan ex-dividend date di Hongkong tidak disebabkan oleh pembebanan pajak yang
berbeda pada dividen dan capital gains. Simultinitas kebijakan dividen dan struktur
modal dapat dicermati dari karakteristik perusahaan. Karakteristik perusahaan
berpengaruh terhadap simultinitas kebijakan dividen dan struktur modal yang berbeda
pula. Hasil penelitian yang mendukung simultinitas kebijakan dividen dan struktur
modal (Noronha et al. 1996), mengatakan bahwa kebijakan dividen dan struktur modal
dipengaruhi oleh karakteristik perusahaan, dalam hal tingkat pertumbuhan (        growth)
dan diversitas kepemilikan (blockholder).
Penjelasan lain didasarkan pada pedagang-pedagang jangka pendek yang mencoba
mengambil keuntungan atas perbedaan perlakuan dividen dan capital losses atau
penggunaan dividend capture strategy sebagaimana dilakukan oleh (Kalay 1992),
(Lakonishok and Vermaelen 1986), (Karpoff and Walking 1988) dan (Michaely 1991).
Hasil penelitian tersebut memberikan petunjuk eksplisit bahwa pembagian dividen
akan berdampak terhadap pendanaan perusahaan, karena perusahaan mengeluarkan
dana kas besar untuk pemegang saham. Apabila pembayaran dividen semakin besar,
secara keseluruhan posisi modal akan menurun. Hal ini terlihat dari munculnya
hubungan yang berbanding terbalik antara dividen dengan modal sendiri. Semakin
besar dividen yang dibayar akan mengurangi besarnya laba ditahan, sehingga posisi
modal perusahaan akan turun. Hal ini membuat investor berpikiran negatif sehingga
harga saham perusahaan tersebut pada saat ex-dividend date mengalami penurunan,
sehingga terjadi abnormal return yang negatif.
Berdasarkan temuan-temuan dari penelitian di atas, penulis memandang bahwa
masih diperlukan adanya dukungan teori atas fenomena ex-dividend date ini. Selain itu
penelitian ini juga ingin melihat bagaimana fenomena ex-dividend date pada kondisi
pasar modal di Indonesia. Oleh karena itu, fokus penelitian ini akan menguji tentang
pengaruh yang ditimbulkan oleh pengumuman dividen terhadap perubahan harga
saham pada waktu ex-dividend date di Bursa Efek Jakarta.
1.1 Perumusan Masalah
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Apakah ada perbedaan return sebelum dan sesudah ex-dividend date dengan adanya
pengumuman dividen naik di Bursa Efek Jakarta?
2. Apakah ada perbedaan return sebelum dan sesudah ex-dividend date dengan adanya
pengumuman dividen turun di Bursa Efek Jakarta?
1.2 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
a. Mengetahui perbedaan return yang ditimbulkan oleh pengumuman dividen naik
sebelum dan sesudah ex-dividend date
b. Untuk mengetahui perbedaan return yang ditimbulkan oleh pengumuman dividen
turun sebelum dan sesudah ex-dividend date.
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
4                                     Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
1.3 Kajian Teoritis
1.3.1 Prosedur Pembagian Dividen
Pembagian dividen merupakan satu hal yang dinantikan oleh pemegang saham.
Pembagian dividen dapat dilakukan secara kuartalan ataupun tahunan, tergantung
kebijaksanaan yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan. Adapun prosedur
pembagian dividen yang aktual menurut (Weston and Brigham 1998) adalah pada
tanggal pengumuman, tanggal pencatatan pemegang saham, tanggal ex-dividend dan
tanggal pembayaran dividen.
a. Tanggal Pengumuman
Adalah tanggal pada saat direksi perusahaan mengumumkan rencana pembagian
dividen. Misalnya pada tanggal 14 November 2001 direksi PT. ABC mengadakan
pertemuan dan mengumumkan pembagian dividen kuartalan tetap sebesar Rp 40
per saham untuk dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat pada tanggal 8
Desember 2001 dengan pembayaran dilakukan pada tanggal 2 Januari 2002.
b. Tanggal Pencatatan Pemegang Saham (holder of record date)
Adalah hari terakhir untuk mendaftarkan diri sebagai pemegang saham agar
berhak menerima dividen yang akan dibagikan perusahaan. Setelah berakhirnya
jam kerja pada tanggal pencatatan pemegang saham (8 Desember 2001), perusahaan
menutup buku transfer sahamnya dan menyusun daftar pemegang saham mulai
tanggal itu. Apabila PT ABC memberitahukan penjualan dan transfer beberapa
saham sebelum pukul 5 sore pada tanggal 8 Desember, maka pemilik saham yang
baru akan menerima dividen. Jika pemberitahuan yang diterima pada atau sesudah
tanggal 9 Desember, pemilik saham lama menerima cek dividen.
c. Tanggal ex-Dividend (Ex-dividend date)
Adalah tanggal pada saat hak atas dividen periode berjalan dilepaskan dari
sahamnya, biasanya dengan jangka waktu empat hari kerja sebelum tanggal
pencatatan saham. Untuk mencegah timbulnya konflik, industri pasar modal telah
menetapkan suatu konvensi yang mengumumkan bahwa hak atas dividen tetap
menyertai saham hingga empat hari kegiatan bisnis sebelum tanggal pencatatan
pemegang saham. Pada hari keempat sebelum tanggal tersebut, hak atas dividen
tidak lagi menyertai saham. Dalam hal ini tanggal ex-dividen adalah 4 hari sebelum
tanggal 8 Desember, yaitu tanggal 4 Desember 2001.
d. Tanggal Pembayaran Dividen (Dividend Payment)
Adalah tanggal pada saat perusahaan benar-benar mengirimkan cek dividen. Dalam
hal ini perusahaan akan mengirimkan ceknya kepada pemegang saham tercatat
pada tanggal 2 Januari 2002.
1.3.2 Dampak Ex-Dividend Date
Investor pada ex-dividend date secara otomatis akan berpikir bahwa pembagian
dividen akan memberikan dampak pada harga saham. Pemikiran ini disebabkan
karena investor telah kehilangan hak atas return dari dividen dan melihat prospek ke
depan perusahaan yang membagi dividen. Pada pemikiran pertama (Husnan 1998),
investor yang berkeinginan mendapat keuntungan dari capital gain, lebih memilih
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
5
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
untuk tidak membeli saham tersebut. Dengan demikian harga saham tersebut akan
mengalami penurunan sebanding dengan nilai dari return yang telah hilang.
Sedangkan pada pemikiran kedua, investor melihat bahwa apabila perusahaan
mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar dividen kepada pemegang saham,
maka akan mempengaruhi cash flow perusahaan yang nantinya dapat mengganggu
operasi perusahaan. Apabila dana yang dikeluarkan bisa mengganggu jalannya operasi,
otomatis dapat juga menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan keuangan. Adanya
dua pemikiran tersebut secara logika akan mendorong harga atau nialai saham di
pasar mengalami penurunan.
1.4 Penelitian Terdahulu
Penelitian yang mengkaji masalah pengaruh pengumuman deviden terhadap
perubahan harga saham pernah diteliti oleh Siti Ratna M. untuk perusahaan yang
Listed di Bursa Efek Surabaya. Penelitian ini menyimpulkan:
1. Pada kelompok dividen naik, menunjukkan bahwa masih terdapat abnormal return
yang signifikan pada sekitar tanggal pengumuman dividen;
2. Pada kelompok dividen turun menunjukkan bahwa ada satu hari bursa yang masih
memberikan abnormal return yang signifikan; dan
3. Pada kelompok dividen tetap menunjukkan bahwa masih terdapat abnormal return
yang signifikan pada satu hari bursa.
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian Siti Ratna M. adalah penelitian ini
melihat pengaruh pengumuman dividen terhadap return sebelum dan sesudah ex-
dividend date, sedangkan penelitian Siti Ratna M. melihat kemungkinan terjadi
abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman dividen.
1.5 Hipotesis
Berdasarkan kajian teoritis dan empiris maka peneliti mengajukan hipotesis kerja
(hipotesis alternatif) sebagai berikut:
H1: terdapat perbedaan return sebelum dan sesudah ex-dividend date dengan adanya
pengumuman dividen naik di Bursa Efek Jakarta.
H2: terdapat perbedaan return sebelum dan sesudah ex-dividend date dengan adanya
pengumuman dividen turun di Bursa Efek Jakarta.
2. METODE PENELITIAN
Penelitian yang dilakukan sebelumnya merupakan event study, yang bertujuan
untuk mengetahui adanya pengaruh berdasarkan suatu peristiwa (event). Mengacu
pada penelitian sebelumnya, penelitian ini juga dilakukan berdasarkan suatu peristiwa
(event), dengan adanya informasi pengumuman dividen.
2.1 Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Jakarta (BEJ). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
6                                       Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
sampling, yaitu suatu metode pengambilan sampel dengan maksud untuk tujuan
tertentu (peneliti). Kriterianya sebagai berikut:
1. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dari tahun
2000-2002, dan mengeluarkan dividen, sehingga ex-dividend date bisa diketahui;
2. Data tanggal pengumuman dividen selama periode tersebut tersedia di bursa atau
media massa; dan
3. Adanya kecukupan data.
Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut diatas, diperoleh sampel sebanyak 14 saham
perusahaan yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Perusahaan yang mengumumkan dividen naik sebanyak lima saham. Perusahaan-
perusahaan tersebut adalah PT Aneka Tambang Tbk, PT Asuransi Ramayana Tbk,
Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Sepatu Bata Tbk dan PT Tempo Scan Pacific Tbk.
yang selama tahun 2000-2002 telah terjadi kenaikan jumlah dividen yang akan
dibagikan pada investor; dan
2. Perusahaan yang mengumumkan dividen turun sebanyak sembilan saham.
Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Asuransi Harta Aman P. Tbk, PT
Ekadharma Tape Industry Tbk, PT Eratex Djaja Limited Tbk, PT Igarjaya Tbk, PT
Indosat Tbk, PT Lautan Luas Tbk, PT Maskapai Reasuransi Ind. Tbk, PT Roda
Vivatex Tbk dan PT Timah Tbk. yang selama tahun 2000-2002 mengalami
penurunan dalam pembagian jumlah dividen kepada para investor.
2.2 Beberapa Pengertian dan Pengukurannya
1. Harga Saham Sebelum dan Sesudah Ex-Dividend Date
Harga saham adalah harga saham yang terjadi di bursa pada saat penutupan
(closing price) yang terbentuk pada setiap akhir perdagangan saham. Dengan
demikian data yang diambil dalam penelitian ini adalah data closing price untuk
masing-masing saham sebelum dan sesudah ex-dividend date selama periode
penelitian di Bursa Efek Jakarta.
2. Abnormal Return
Abnormal Return atau keuntungan diatas normal adalah selisih antara tingkat
keuntungan sebenarnya dengan tingkat keuntungan yang diharapkan. Abnormal
return ini bisa bernilai positif ataupun negatif.
3. Return Individual
Return individual adalah tingkat keuntungan harian untuk masing-masing saham.
Return individual ini merupakan prosentase dari ln harga saham pada saat ini
dibagi harga saham pada saat sebelumnya. Formulasinya (Manurung 1997) adalah:
Pt
R it = Ln
Pt -1
dimana:
Pt = harga saham i pada periode t
Pt-1 = harga saham i pada periode t-1
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
7
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
4. Expected Return (E(Rit))
Expected return adalah tingkat keuntungan yang diharapkan untuk masing-masing
saham. Tingkat keuntungan yang diharapkan dapat dihitung berdasarkan model-
model keseimbangan atau Capital Asset Pricing Model (CAPM) yang menyatakan
bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan dari suatu saham adalah sama dengan
tingkat keuntungan bebas risiko ditambah dengan premi risiko, yang dapat
diformulasikan: (Husnan 1998)
E(R it ) = R f + (R m − R f )â
dimana:
E(Rit) =   tingkat keuntungan saham yang diharapkan
Rf      =  tingkat bunga bebas risiko
Rm      =  tingkat keuntungan pasar
B       =  tingkat risiko sistematis
Sedangkan â dapat diperoleh dengan rumus: (Husnan dkk. 1994)
∑ (R − R ) − n( R − R             )( R i − R f )
â=         m      f          m      f
∑ (R − R ) − n( R            − R f )2
2
m       f           m
5. Return Pasar
Return pasar adalah tingkat keuntungan seluruh saham yang terdaftar di Bursa.
Return pasar diwakili oleh IHSG. IHSG menunjukkan indeks harga saham dari
seluruh saham yang listed di Bursa yang dapat diformulasikan sebagai berikut:
(Manurung 1997)
IHSG t
R m t = Ln
IHSG t -1
dimana:
IHSGt     = Indeks Harga Saham Gabungan periode t
IHSGt-1 = Indeks Harga Saham Gabungan periode t-1
6. Risk Free (Rf)
Risk free merupakan tingkat keuntungan bebas risiko yang diperoleh dengan
menggunakan rata-rata tingkat bunga deposito 1 bulanan dari bank-bank umum.
Untuk mendapatkan R harian, dapat dihitung dengan membagi tingkat bunga
f
deposito 1 bulanan dengan 360 hari (1 tahun diasumsikan 360 hari).
7. Informasi
Informasi adalah semua bentuk pemberitaan baik di dalam pasar modal maupun di
luar pasar modal (media lain) yang diterima oleh investor dengan harapan dapat
digunakan sebagai dasar atau acuan dalam pengambilan keputusannya. Informasi
di pasar modal terdiri atas informasi yang dipublikasikan ( ublic information) dan
p
informasi yang tidak dipublikasikan (private information). Informasi yang
dipublikasikan, yaitu informasi yang sudah diketahui oleh masyarakat umum dan
memang sengaja untuk diberitahukan. Informasi yang tidak dipublikasikan, yaitu
informasi yang hanya diketahui oleh kelompok tertentu dan bersifat rahasia.
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
8                                      Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
Informasi yang relevan dengan kondisi pasar modal merupakan sesuatu yang selalu
dicari oleh pelaku pasar modal untuk keperluan pengambilan keputusan investasi,
karena keberadaan informasi baik informasi yang dipublikasikan ataupun yang
tidak dipublikasikan sangat berkaitan dengan perubahan harga saham. Untuk itu
investor harus memperoleh informasi yang merata dan transparan, sehingga dapat
mengambil keputusan kapan saat membeli dan menjual sahamnya dengan harga
yang wajar. Penilaian tersebut mengakibatkan harga saham berubah dengan cepat
sesuai dengan informasi yang tersedia di pasar. Informasi yang tersedia tersebut
telah tercakup dalam harga saham yang lalu. Agar investor dapat memperoleh
return maka investor harus mempergunakan berbagai bentuk analisis berdasarkan
informasi yang diperoleh. Dalam menganalisis penelitian ini, informasi yang
digunakan sebagai event adalah informasi yang dipublikasikan, khususnya
informasi mengenai pengumuman dividen karena adanya pengumuman dividen
diperkirakan dapat mempengaruhi perubahan harga saham yang pada akhirnya
akan mempengaruhi investor dalam pengambilan keputusan.
8. Periode Penelitian
Periode pengamatan dibagi menjadi dua periode, yaitu: periode estimasi dan periode
peristiwa. Periode estimasi terdiri dari 90 hari sebelum peristiwa, yaitu t-120 sampai
dengan t-16. Periode peristiwa terdiri dari 30 hari, yaitu: 15 hari sebelum (t-15) dan 15
hari sesudah (t+15) tanggal pengumuman ex-dividend date. Sedangkan event date
adalah to, yaitu: pada saat (tanggal) ex-dividend date diumumkan.
2.3 Metode Analisis Data
Untuk mengetahui adanya pengaruh pengumuman dividen terhadap perubahan
harga saham, dilakukan pengujian terhadap return individual sebelum dan sesudah ex-
dividend date dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menghitung abnormal return tiap saham selama periode pengamatan dengan
menggunakan formulasi sebagai berikut:
AR = Rit − E ( Rit )
dimana:
ARit     = Abnormal Return saham i pada periode t
Rit      = tingkat pengembalian saham individual i periode t
E(Rit) = tingkat pengembalian saham yang diharapkan pada periode t
a. Menghitung tingkat pengembalian masing-masing saham berdasarkan rumus:
(Manurung 1997)
Pt
R it = Ln
Pt -1
dimana:
Rit    = tingkat pengembalian saham i pada periode t
Pt     = harga saham i pada periode t
Pt-1 = harga saham i pada periode t-1
b. Menghitung tingkat pengembalian saham yang diharapkan berdasarkan model
keseimbangan (CAPM) (Husnan 1998):
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
9
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
E ( Rit ) = R f + ( Rm − R f ) β
sedangkan â dapat diperoleh dengan rumus (Husnan dkk. 1994):
∑ (R − R ) − n( R − R               )( Ri − R f )
β=           m      f           m     f
∑ ( R − R ) − n(R               − Rf ) 2
2
m     f            m
dimana:
=   tingkat risiko sistematis
â
Rf       =   tingkat bunga bebas risiko
(Rm-Rf) =    excess return of market portofolio
(Ri -Rf) =   excess return of stock
(Rm-Rf) =    rata-rata dari excess return of market portofolio
(Ri -Rf) =   rata-rata dari excess return of stock
c. Menghitung tingkat pengambalian portofolio pasar yang biasa diwakili oleh IHSG
(Manurung 1997):
IHSG t
Rmt = Ln
IHSGt −1
dimana    :
Rmt         = tingkat pengambalian portofolio pasar
IHSGt       = Indeks Harga Saham Gabungan periode t
IHSGt-1     = Indeks Harga Saham Gabungan periode t-1
2. Menghitung Commulative Abnormal Return (CAR) harian tiap-tiap saham selama
periode peristiwa dengan formulasi:
t =+15
∑ = AR
CAR =
t =-15
3. Menghitung rata-rata atau Average Abnormal Return (AAR) seluruh saham harian
selama periode peristiwa dengan rumus:
1 n
∑ AR it
AAR =
n t =1
4. Menghitung Cummulative Average Abnormal Return (CAAR) portofolio selama
periode peristiwa:
t =+ 15
∑ AAR
CAAR =                   it
t= -15
Untuk membuktikan sekaligus menguji hipotesis 1 dan 2 digunakan langkah-
langkah sebagai berikut:
1. menghitung standart deviasi dari rata-rata abnormal return (AAR) dengan
menggunakan rumus (Susiyanto 1999):
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
10                                    Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
n
∑ (AR         − AAR t ) 2
t
t=1
S=
(n – 1)
2. menghitung nilai distribusi         t   (t-hitung)      untuk    portofolio harian  dengan
menggunakan formulasi:
AAR – ì
t=
S    n
dimana:
= rata-rata abnormal return semua populasi
ì
n    = jumlah sampel pada masing-masing kelompok
S    = standart deviasi dari rata-rata abnormal return
3. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3.1 Analisis Data
Berdasarkan data yang diperoleh, perhitungan dalam CAPM dapat dilakukan
dengan langkah-langkah dibawah ini.
a. Menghitung Ri, Misalnya menghitung Ri untuk PT ANTM:
P- 20        325
R (ANTM)-20 = ln           = ln       = 0,000000
P- 21        325
Perhitungan ini menghasilkan prosentase tingkat keuntungan harian, yaitu pada
hari ke-20. Perhitungan pada periode berikutnya dapat dilakukan dengan langkah
yang sama.
b. Menghitung Rm dapat dilakukan dengan menggunakan langkah yang sama seperti
perhitungan Ri. Sebagai contoh menghitung Rm untuk PT ANTM:
IHSG -20            438,466
Rm -20 = ln               = ln           = −0,004092
IHSG -21            440,264
Perhitungan untuk periode berikutnya dilakukan dengan langkah yang sama.
c. Menghitung Rf harian. Oleh karena analisis dalam penelitian ini adalah analisis
harian, maka tingkat suku bunga deposito bulanan per tahun disesuaikan menjadi
tingkat suku bunga per hari yaitu dengan membagi suku bungan dengan 360
(asumsi 1 tahun 360 hari).
14,80%
Misalnya suku bunga untuk bulan Januari =                     = − 0,000411
360
Setelah variabel Ri, Rm dan Rf harian dari masing-masing sampel diketahui,
selanjutnya mancari nilai excess return saham (Ri-Rf) dan excess return portofolio
pasar (Rm-Rf).
d. Menghitung beta setiap saham dilakukan dengan formula yang telah dijelaskan
sebelumnya. Misalnya menghitung beta saham PT ANTM:
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
11
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
– 0,107195 – 98(-0,0010 94)(-0,000 600) = 0,004715
â=
0, 043611 − 98(−0, 001094 ) 2
e. Menghitung expected return harian masing-masing saham berdasarkan model
keseimbangan (CAPM). Misalnya menghitung E(Rit) untuk PT ANTM:
ER(ANTM)-20 = 0,000463 + (-0,004092 – 0,000463)0,004715 = 0,000411
Perhitungan untuk periode berikutnya dapat dilakukan dengan langkah-langkah
yang sama.
f. Menghitung abnormal return (AR) dengan cara membandingkan atau mencari
selisih antara Rit (actual return) dengan expected return (E(Rit)). Misalnya
perhitungan AR untuk PT ANTM:
AR(ANTM)-20 = 0,000000 – 0,000411 = -0,000411
4.1.1 Pengujian Terhadap Abnormal Return
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah masih terdapat abnormal
return sebelum dan sesudah ex-dividend terhadap dividen naik dan dividen turun
khususnya 15 hari sebelum dan sesudah ex-dividend date. Sebelum dilakukan
pengujian, perlu dihitung nilai rata-rata abnormal return (AAR) portofolio pada periode
t untuk masing-masing kelompok. Adapun AAR yang diperoleh selama periode
peristiwa tersebut untuk masing-masing kelompok ditunjukkan dalam Tabel 1.
Tabel 1
Rata-rata Abnormal Return Selama Periode Peristiwa
DIVIDEN NAIK                             DIVIDEN TURUN
HARI
AAR                    CAAR                  AAR           CAAR
-15            -0,004742                 -0,004742          -0,001644       -0,001644
-14             0,019412                  0,014670          -0,014554       -0,016197
-13            -0,017259                 -0,002589           0,028263        0,012066
-12             0,003236                  0,000647          -0,007120        0,004946
-11             0,007536                  0,008183          -0,016642       -0,011696
-10            -0,025400                 -0,017217          -0,009043       -0,020739
-9             0,022248                  0,005031          -0,008968       -0,029707
-8            -0,001358                  0,003672           0,016155       -0,013551
-7            -0,010959                 -0,007287          -0,005170       -0,018721
-6             0,024005                  0,016719           0,030745        0,012024
-5            -0,018611                 -0,001892           0,019460        0,031484
-4            -0,001102                 -0,002994           0,017296        0,048780
-3             0,006108                  0,003114          -0,009917        0,038862
-2            -0,003361                 -0,000248           0,016274        0,055137
-1             0,004876                  0,004629          -0,012182        0,042955
0              0,006275                  0,010904           0,040135        0,083090
1             -0,007297                  0,003606           0,030770        0,113860
sambungan Tabel 1
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
12                                    Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
2             0,029473               0,033079            0,014769              0,128630
3            -0,000201               0,032878            0,020562              0,149191
4             0,013836               0,046714           -0,000207              0,148985
5            -0,032184               0,014529            0,029105              0,178090
6            -0,003889               0,010640            0,010600              0,188689
7            -0,000987               0,009654            0,003898              0,192588
8            -0,006793               0,002861            0,007474              0,200061
9            -0,000799               0,002061           -0,004061              0,196000
10             0,005780               0,007842            0,017317              0,213317
11             0,014989               0,022831           -0,010924              0,202393
12            -0,009833               0,012998            0,024385              0,226778
13             0,002578               0,015575            0,000249              0,227027
14            -0,000321               0,015255           -0,017226              0,209801
15             0,013230               0,028484           -0,007300              0,202502
(Sumber: Hasil analisis)
Setelah dihitung AAR untuk masing-masing kelompok selama periode peristiwa,
kemudian dihitung nilai standar deviasi dan nilai t hitungnya untuk dividen naik
dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil uji t selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2
Hasil Uji Rata-rata Abnormal Return pada Dividen Naik
HIPOTESIS
HARI         AAR             STD            T-HITUNG           CAAR
Ditolak
-15        -0,004742        0,009495           -1,116748      0,023079
Ditolak
-14         0,019412        0,046750            0,928489      0,043309
Ditolak
-13        -0,017259        0,031452           -1,227055      0,024731
Ditolak
-12         0,003236        0,007459            0,970171      0,027589
Ditolak
-11         0,007536        0,039302            0,428731      0,035276
Ditolak
-10        -0,025400        0,034541           -1,644296      0,009555
Ditolak
-9         0,022248        0,033024            1,506391      0,031036
Ditolak
-8        -0,001358        0,011631           -0,261131      0,030038
Ditolak
-7        -0,010959        0,034140           -0,717775      0,018299
Ditolak
-6         0,024005        0,034327            1,563689      0,042904
Ditolak
-5        -0,018611        0,031943           -1,302789      0,024609
Diterima
-4        -0,001102         9,13E-04        -2,699967*       0,024146
Ditolak
-3         0,006108        0,022657            0,602767      0,029218
Ditolak
-2        -0,003361        0,006606           -1,137772      0,025825
Ditolak
-1         0,004876        0,040341            0,270287      0,030789
Ditolak
0          0,006275        0,025183            0,557185      0,037352
Ditolak
1         -0,007297        0,008436           -1,934149      0,030476
Ditolak
2          0,029473        0,069321            0,950694      0,060832
Ditolak
3         -0,000201        0,010637           -0,042212      0,060589
Ditolak
4          0,013836        0,031342            0,987082      0,073927
Diterima
5         -0,032184        0,011881         -6,057409*       0,041518
sambungan Tabel 2
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
13
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
Ditolak
6          -0,003889        0,006920           -1,256703      0,037902
Ditolak
7          -0,000987        0,022227           -0,099264      0,037321
Ditolak
8          -0,006793        0,008746           -1,736590      0,030483
Ditolak
9          -0,000799        0,011359           -0,157365      0,029802
Ditolak
10          0,005780        0,008780            1,472119      0,035691
Ditolak
11          0,014989        0,021293            1,574081      0,050560
Ditolak
12         -0,009833        0,014284           -1,539336      0,040714
Ditolak
13          0,002578        0,006704            0,859729      0,043160
Ditolak
14         -0,000321         1,24E-03          -0,578617      0,042692
Ditolak
15          0,013230        0,031182            0,948695      0,056021
(Sumber: Hasil analisis)
Pada Tabel 2 menunjukkan bahwa terdapat abnormal return negatif yang
signifikan, yaitu pada hari ke-4 sebelum event date dan pada hari ke-5 setelah event
date. Selanjutnya dihitung nilai standar deviasi dan nilai t hitung untuk deviden turun
dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil uji t selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.
Tabel 3
Hasil Uji Rata-rata Abnormal Return pada Dividen Turun
HARI           AAR             STD           T-HITUNG          CAAR       HIPOTESIS
-15         -0,001644        0,040833        -0,120755       -0,001644    Ditolak
-14         -0,014554        0,048127        -0,907201       -0,016197    Ditolak
-13          0,028263        0,034246       2,475883*         0,012066   Diterima
-12         -0,007120        0,029241        -0,730469        0,004946    Ditolak
-11         -0,016642         0,03978        -1,255073       -0,011696    Ditolak
-10         -0,009043        0,058948        -0,460218       -0,020739    Ditolak
-9         -0,008968        0,029445        -0,913666       -0,029707    Ditolak
-8          0,016155        0,028441         1,704115       -0,013551    Ditolak
-7         -0,005170         0,01273        -1,218371       -0,018721    Ditolak
-6          0,030745        0,135583         0,680281        0,012024    Ditolak
-5          0,019460        0,044062         1,324966        0,031484    Ditolak
-4          0,017296        0,040125         1,293158        0,048780    Ditolak
-3         -0,009917        0,026338        -1,129649        0,038862    Ditolak
-2          0,016274        0,024887       1,961775*         0,055137   Diterima
-1         -0,012182        0,033536        -1,089718        0,042955    Ditolak
0           0,040135        0,117969         1,020653        0,083090    Ditolak
1           0,030770        0,074864         1,233032        0,113860    Ditolak
2           0,014769        0,061923         0,715536        0,128630    Ditolak
3           0,020562        0,062717         0,983536        0,149191    Ditolak
4          -0,000207        0,095488        -0,006498        0,148985    Ditolak
5           0,029105        0,036344       2,402509*         0,178090   Diterima
6           0,010600        0,049275         0,645330        0,188689    Ditolak
7           0,003898        0,028745         0,406849        0,192588    Ditolak
8           0,007474        0,011648         1,924837        0,200061    Ditolak
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
14                                     Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol. 5, No. 1, Mei 2003: 1 – 17
9         -0,004061        0,010022        -1,215755        0,196000        Ditolak
sambungan Tabel 3
10          0,017317        0,053045         0,979375        0,213317        Ditolak
11         -0,010924        0,033368        -0,982134        0,202393        Ditolak
12          0,024385        0,048036         1,522923        0,226778        Ditolak
13          0,000249        0,054409         0,013716        0,227027        Ditolak
14         -0,017226        0,074916        -0,689804        0,209801        Ditolak
15         -0,007300        0,066847        -0,327593        0,202502        Ditolak
(Sumber: Hasil analisis)
Pada Tabel 3 menunjukkan bahwa terdapat abnormal return positif yang signifikan
yaitu pada hari ke-13 dan hari ke-2 sebelum event date dan hari ke-5 setelah event
date.
3.2 Pembahasan
Dari hasil perhitungan dan analisis serta pengujian berdasarkan masing-masing
kelompok, dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Dividen naik
Besarnya t hitung yang diperoleh dari hasil pengujian hipotesis pertama yang
menguji AAR terhadap dividen naik ditunjukkan pada Tabel 2, dengan nilai t tabel
sebesar 2,132 pada tingkat signifikansi 10%. Hipotesis alternatif (Ha) akan diterima
jika t hitung > 2,132 atau t hitung < -2,132. Berdasarkan Tabel 2 dapat dilihat
bahwa ada satu hari bursa yang menghasilkan abnormal return yang signifikan,
yaitu hari ke-4 sebelum even date. Pada hari ke-4 sebelum event date, abnormal
return negatif sebesar 0,001102 atau sekitar 0,1 dan hari ke-5 setelah event date
abnormal return negatif sebesar 0      ,029105 atau sekitar 3%. Hal ini menunjukkan
bahwa ex-dividend date merupakan bad news bagi investor yang kemungkinan
besar tidak akan memberikan keuntungan bagi investor.
2. Dividen turun
Besarnya t hitung yang diperoleh dari hasil analisis pengujian hipotesis pertama
yang menguji AAR terhadap dividen turun ditunjukkan pada Tabel 3, dengan nilai t
tabel sebesar 1,860 pada tingkat signifikansi 10% . Hipotesis alternatif akan
diterima jika t hitung > 1,860 atau t hitung < -1,860. Berdasarkan Tabel 2
dapat dilihat bahwa ada tiga hari bursa yang menghasilkan abnormal return yang
signifikan, yaitu hari ke-13 dan hari ke-2 sebelum even date, serta hari ke-5 setelah
event date. Pada hari ke-13 sebelum ex-dividend date, abnormal return positif
sebesar 0,028263 atau sekitar 2% dan hari ke-2 sebesar 0,0166274 atau sekitar 1%
sebelum ex-dividend date serta hari ke-5 sebesar 0,029105 atau sekitar 3%. Hal ini
menunjukkan bahwa harga saham mengalami reaksi positif terhadap adanya ex-
dividend date. Abnormal return yang positif terhadap pengumuman dividen turun
pada saat ex-dividend date menunjukkan bahwa pasar memberikan reaksi positif
dan merupakan good news bagi investor dan investor menanggapi informasi
tersebut dengan memberikan reaksi positif atas hal tersebut yang ternyata dapat
memberikan abnormal return yang signifikan pada hari tersebut.
Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra
http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
15
Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga Saham … (Sularso)
Dari hasil perhitungan CAAR pada masing-masing kelompok sampel dapat dilihat
bahwa pada kelompok dividen naik CAAR yang diperoleh investor berfluktuatif selama
periode tersebut. Pada kelompok dividen turun CAAR juga cenderung berfluktuatif
cukup tajam. Kecenderungan perubahan CAAR pada dua kelompok sampel tersebut
pada umumnya berlangsung lambat yaitu 22%. Periode waktu yang sangat lambat jika
dikaitkan dengan bentuk efisien pasar mengindikasikan bahwa bentuk pasar efisien
(dalam bentuk semi strong) belum dapat tercapai pada periode ini.
4. KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan bahwa pengaruh pengumuman
dividen terhadap perubahan harga saham ditunjukkan dengan masih diperolehnya
abnormal return pada sekitar tanggal ex-dividend date. Adapun kesimpulan secara
rinci adalah sebagai berikut:
1. Pada kelompok dividen naik, masih terdapat abnormal return pada hari ke-4
sebelum event date sebesar -0,001102 atau sekitar 0,1% dan pada hari ke-5 setelah
event date sebesar -0,032184 atau sekitar 3%. Ini berarti bahwa harga saham
bereaksi negatif terhadap informasi ex-dividend date, sehingga informasi ex-
dividend date pada pengumuman dividen naik merupakan bad news (investor
kurang memperhatikan informasi ex-dividend date, sehingga pada saat harga
saham mengalami penurunan investor membeli dengan harga yang lebih mahal,
sehingga diperoleh abnormal return yang negatif).
2. Pada kelompok dividen turun menunjukkan bahwa ada tiga hari bursa yang masih
memberikan abnormal return yang signifikan, yaitu pada hari ke-13 dan hari ke-2
sebelum event date sebesar 0,028263 atau sekitar 2% dan 0,0166274 atau sekitar
1%, serta pada hari ke-5 setelah event date sebesar 0,029105 atau sekitar 3%. Ini
berarti bahwa harga saham bereaksi positif terhadap informasi ex-dividend date,
sehingga informasi tersebut merupakan good news (investor yang mengerti
informasi ex-dividend date, membeli saham sebelum event date dengan harga lebih
rendah dengan harapan harga saham tersebut pada saat ex-dividend date
mengalami kenaikan sehingga dapat diperoleh abnormal return yang positif).
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan harga saham
yang signifikan sebelum dan sesudah ex-dividend date. Hal ini dapat dilihat dari
abnormal return sesudah ex-dividend date lebih besar dari abnormal return sebelum
ex-dividend date.
4.2 Saran
Informasi yang relevan dengan kondisi pasar modal selalu dicari oleh pelaku pasar,
namun tidak semua informasi merupakan informasi yang berharga. Hasil penelitian
mengenai pengaruh informasi ex-dividend date mengakibatkan tanggapan yang
bervariatif. Berdasarkan hasil penelitian serta kesimpulan diatas maka disarankan:

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s